Mantan pemain Irlandia, Eamon Dunphy, mengkritik Marcos Rojo, yang ia anggap tidak banyak berguna di lini belakang Manchester United.

Performa buruk United di Premier League terus berlanjut pekan lalu dengan hasil imbang yang mereka raih melawan West Ham. Ini artinya tim hanya mampu menang dua kali dari 10 laga terakhir mereka di liga. Jose Mourinho sepertinya sulit menemukan skuat terbaiknya di awal kompetisi ini.

Rival United sendiri mulai menjauh di klasemen dan terus memberikan tekanan pada Mourinho. Manajer Portugal sendiri dibebankan tugas untuk membuat klub menjadi lebih baik usai dua musim sebelumnya menderita di bawah asuhan Louis van Gaal, namun hingga kini masih belum ada tanda-tanda perubahan ke arah positif.

Rojo sendiri dimainkan di lini belakang menyusul absennya Eric Bailly dan Chris Smalling, namun Dunphy tidak terkesan dengan penampilan pemain Argentina sama sekali.

“Tidak ada alasan untuk membesar-besarkan itu, itu bukan gol yang dianulir,” tutur Dunphy di Game On, terkait kartu merah yang diterima Mourinho di Old Trafford. “Tingkah seperti ini yang membuatnya akan mendapat hukuman jangka panjang.”

“Mereka punya banyak pemain buruk di posisi kunci. Rojo, seorang bek, yang tidak berguna. Zlatan mencetak gol di beberapa laga pertamanya, namun secara umum dia bermain buruk. Dia tidak punya kaki yang cukup kuat.”

Sumber; Bola.net